logo

bg-h4-whiteKolumnis


Selasa, 18 Sep 2018 | 12:58

Vlog: Jajal BMW G310 GS Melibas Kemacetan Jalanan Jakarta

Penulis : Elang - Editor : Elang
img1

img1

Elang

Hai Bro, setelah lama ngendap di draft akhirnya Elang sempatkan render video saat review BMW G310 GS diajak jalan-jalan menghadapi kepadatan trafik Depok - Jakarta. Sejatinya ini adalah motor adventure, namun apakah dipakai harian melibas jalanan kota jadi merepotkan? Yuk monggo disimak ulasan Elang.

Mini GS ini memang sekilas terlihat berat, padahal bobotnya gak sampai 170kg, yang pasti dari motor ini adalah jinjitnya karena ketinggian jok 835 mm. BMW G310 GS sejatinya memang diperuntukan untuk versi adventure dari tipe naked G310 R yang sudah lebih dulu meluncur. Dengan perubahannya ada pada suspensi depan yang lebih panjang 4 cm panjangan travelnya, begitu pun suspensi belakang lebih panjang 5 cm.

Perbedaan lainnya BMW G310 GS menggunakan ban depan dengan rim 19" layaknya motor adventure, ditambah ergonomi setang yang lebih lebar membuat riding jarak jauh dengan mini GS ini terasa nyaman.

Nah kembali ke tema mini GS dipake selap-selip di kepadatan jalanan Ibukota, cukup merepotkan kah? Ternyata diluar prediksi sob, setidaknya ada 3 kelebihan di motor ini yang membuat bermanuver di kepadatan jalan Jakarta terasa begitu enjoy.

Pertama adalah soal letak distribusi bobot dari motor, bentuk mesin G 310 GS ini cukup unik dengan miring ke belakang tidak seperti lazimnya motor-motor lain. Nah berkat desain unik ini distribusi bobot motor jadi pindah ada di tengah. Letak distribusi bobot motor yang berada ditengah ini membantu stabilitas baik di kecepatan tinggi maupun kecepatan rendah. Terbukti setiap Elang lakukan putaran balik, mini GS ini begitu ringan ditekuk dan istimewanya lagi tidak ada gejala motor mau jatuh saat manuver pelan di putaran balik.

Yang kedua adalah ergonomi setang, BMW G310 GS mengaplikasikan setang baplang yang cukup lebar khas motor adventure, ini memberikan keuntungan tersendiri saat mengontrol motor bermanuver selap selip di kemacetan. Dengan radius putar yang juga cukup besar membuat manuver terasa mudah.

Yang ketiga adalah soal torsi, ini salah satu letak keunggulan motor big single 313cc dengan torsi mencapai 28Nm @7500 rpm. Dengan dua keunggulan yang Elang sebutkan tadi diatas ditambah torsi yang melimpah, mini GS terasa begitu nonjok torsinya buat stop n go di jalanan kota.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Elang
elang.otojurnalisme.com

Join Date : Rabu, 19/10/2016 19:57

Pojok Kolumnis


Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
Otowheel
Otowheel
SW218
Sw218

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter