logo

bg-h4-whiteKolumnis


Jumat, 16 Nov 2018 | 23:11

Review INK CL-MAX seri 6, Helm Full Face Nyaman Bin Keren

Penulis : Elang - Editor : Elang
img1

img1

Elang

Hai Bro, setelah dipakai hampir 2 mingguan kini saatnya Elang coba sharing untuk mereview helm full face yang tergolong keren ini sob. Banyak yang bilang bentuknya mirip SHOEI X-14 tapi justru Elang beli helm ini, malah gak ngeh kalau ada kemiripan, dan sebelumnya juga Elang pernah beli yang seri 5.

Berbicara review helm Elang akan coba paparkan dari berbagai variabel yang umum yang sering ditemukan di helm-helm terkini. Yuk mari kita mulai reviewnya siapa tau nanti bisa jadi bahan pertimbangan sobat pembaca untuk beli atau tidak membeli.

Desain dan Fitur INK CL-MAX seri 6

Desainnya banyak yang bilang keren, cukup sporty dan ada kemiripan dengan SHOEI X-14 yang dipakai Marc Marquez di lintasan balap bergengsi MotoGP. Di deretan helm-helm lokal memang belum ada yang menyamai bentuknya, maka wajar biker-bikers milenial banyak yang memburu helm ini karena alasan tinggal repainting untuk jadi SHOEI wannabe :D

Kalau Elang ogah bukan karena ikut-ikutan atau faktor Marqueznya, tapi pure sisi kenyamanan busa helmnya. INK CL-MAX belum menggunakan flat visor, masih visor cembung. Saat pembelian di toko Elang mendapatkan visor clear sebagai bawaannya. Visor clear bawaannya menurut Elang kurang nyaman di mata, ada perbedaan kualitas penglihatan saat pakai visor dan buka visor, hm..

Untuk sistem kunci, INK CL-MAX masih menggunakan model quick release, menurut Elang untuk sekedar helm harian dan touring sih masih worth untuk dipakai. Beda cerita nanti kalau untuk dipakai track-day atau balapan di sirkuit, nah butuh spesifikasi yang lebih safe yakni kunci model Double D-Ring.

Gimana dengan ventilasinya? Helm INK CL-MAX ini menyediakan ventilasi di bagian depan, lalu di bagian atas kepala 2 lubang dan di bagian belakang sebagai saluran pembuangan udara. Ketika dipakai ventilasi depan mulut terasa efektif bekerja namun untuk ventilasi atas kepala kurang maksimal Elang rasakan, soalnya kalau diintip lobang ventilasinya kecil bingi model bulatan bukan persegi panjang.

Ohya helm ini juga tidak menyediakan chin guard di bawah dagu, efeknya angin maupun debu bisa masuk lewat bawah dan akan terasa bising saat dipakai dikecepatan tinggi di atas 70kpj, namun masih batas toleransi sih. Namun ini juga berimbas saat Elang ngevlog dan mic dipasang didalam helm persis di depan hidung, karena gak ada chin guard, suara angin begitu terasa berisik di microphone saat kecepatan tinggi.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Elang
elang.otojurnalisme.com

Join Date : Rabu, 19/10/2016 19:57

Pojok Kolumnis


Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
Otowheel
Otowheel
SW218
Sw218

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter