logo

bg-h4-whiteKolumnis


Selasa, 22 Sep 2020 | 20:59

Ini Salah Satu Kelemahan Ban Semi Dual Purpose

Penulis : Elang - Editor : Elang
img1

img1

Elang

Hai Bro, Elang ingin sharing sedikit soal penggunaan ban semi dual purpose di motor harian. Seperti sobat tau Linea menggunakan ban semi dual purpose yang notabene adalah ban bawaan pabrik, ban dari Federal yang termasuk enak di mata Elang.

Baik kering maupun kondisi jalanan basah, ban ADV 150 ini termasuk ngegrip, bahkan dipakai nikung juga lengket, mungkin karena compoundnya termasuk soft jadi enak.

Enaknya ban ini gak hanya saat di aspal, di jalanan tanah pun ADV 150 tetap berjaya berkat kembangan tahu ala semi dual purpose-nya. Pokoknya Linea itu udah suspensi juara, ban pun memuaskan selama ini Elang pakai.

Oke itu soal impresi ketika dipakai jalan, no complain. Nah Elang mau share salah satu sisi gak enaknya dari penggunaan ban ini.

Ketika umur ban sudah mulai habis, ditandai dengan kembangan ban tengah sudah rata dengan indikator TWI, mulailah banyak masalah kerentanan di jalan yang Elang temui. Setidaknya udah 3x ban belakang Linea mengalami masalah bocor ban.

Ada 2 kejadian bocor ban yang cukup bikin Elang heran, seumur-seumur baru kali ini mengalami ban bocor langsung oleng manuver seketika, padahal kecepatan lagi rendah 35kpj. Usut punya usut, ternyata paku sejengkal orang dewasa bisa-bisanya nancep sempurna ke dalam ban hingga mentok ke velg, pantes motor langsung oleng sebab ada sisa paku nonjol keluar sepanjang kurang lebih 3cm.

Sebelum kejadian ini, ban semi dual purpose ADV juga sukses menelan baut baja ringan seperti di foto. Waduh kok bisa ya, padahal diameter baut cukup besar kok bisa masuk jleb sempurna. Seandainya pakai ban lain biasanya sih paku begitu kelindes langsung mental.

Menurut analisa Elang, celah kembangan ban yang memiliki desain seperti milik ADV, mempermudah benda tajam berukuran panjang bisa nancep ke ban. Hal ini dikarenakan celah kembangan yang seolah menjepit paku atau benda lain untuk bisa memandu nusuk sempurna ke dalam ban, kalau model ban lain gak akan terjadi case seperti ini.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Elang
elang.otojurnalisme.com

Join Date : Rabu, 19/10/2016 19:57

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
Otowheel
Otowheel
ZonaVanza
Zonavanza
Rider
Rider

Video

Top Artikel Kolumnis

img1
Minggu, 25 Oct 2020 - 08:10 wib
Hasil Lomba Sabtu, Bodisa Drag Bike 2020 Cicangkal
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter