logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 30 Sep 2018 | 22:54

Kelemahan Suspensi YSS DTG di NJMX, Rentan Bocor

Penulis : Elang - Editor : Elang
img1

img1

Elang

Hai Bro, sebagai pengguna NJMX Elang suka sharing seputar penggunaan printilan di MX Strada. Hampir di setiap penggantian spare part dari tunggangan kesayangan selalu Elang catat di blog, catatan ini selain reminder biar gak lupa juga sebagai data umur pakai spare part.

Kali ini Elang mau kasih testimoni soal shockbreaker YSS yang sudah Elang pakai kurang lebih setahunan lebih. Sebelum ini, ini adalah pemakaian suspensi YSS yang kedua kalinya setelah yang pertama harus lengser karena bocor oli shocknya, hmm. Nah di shock yang kedua ini pun masalah oli shock bocor kembali terjadi, alhasil sudah waktunya minta ganti nih, ampun deh.

Dari sini dan dari pengalaman 2x Elang pakai suspensi YSS DTG di NJMX, Elang bisa kasih gambaran soal gimana performa dan kendala yang dialami.

Kalau untuk performa, suspensi YSS DTG yang bisa disetel tingkat kekerasannya ini gak usah ditanya kalau buat nikung-nikung, antep abis sob. Pokoknya Elang no complain kalau soal performa suspensi ini buat memopang kestabilan motor baik di trek lurus maupun cornering. Kalau dibandingkan suspensi ori MX Strada jauh lah.

Namun performa mumpuni dari shock YSS DTG ini tidak diimbangi dengan keawetan shocknya, ibarat kata kalau shock ori Yamaha bisa awet rata-rata dipakai hingga 3 tahun. Namun shock YSS di NJMX ini rata-rata usia pakai enak hanya setahun lebih dikit, kalau pemakaian lebih slow dan no beban berlebih mungkin bisa 2 tahun. Namun faktanya di MX Strada ya seperti ini...

Belum setahun, tepatnya baru 10 bulan pemakaian bagian yang rentan mengalami kerusakan di shockbreaker ini adalah seal karetnya. Entah kenapa karetnya begitu getas, sehingga efeknya setelah 10 bulan Elang temui komponen ini sudah robek. Efeknya jelas bikin ngilu di telinga tiap mendengar gesekan 2 buah logam antara bearing shock dengan besi arm.

Selanjutnya, baru setahun lebih dikit alias 13 bulan hal yang paling ngeselin kembali terulang. Yup shocknya bocor, oli mulai belepotan di bagian bawah shock. Dan ini baru diketahui bukan pas lagi cuci motor, tapi langsung ketauan pas dipake riding berboncengan ketemu polisi tidur. Ayunan suspensi yang biasanya rigid kali ini tiap melewati polisi tidur ayunan shocknya terasa lebay bisa 4-5x ngayun.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Elang
elang.otojurnalisme.com

Join Date : Rabu, 19/10/2016 19:57

Pojok Kolumnis


Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
Otowheel
Otowheel
SW218
Sw218

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter