logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 16 Sep 2018 | 17:24

Spare Part Yamaha RX King Stop Produksi 2019, Prediksi Harga Second Bakal Turun?

Penulis : Elang - Editor : Elang
img1

img1

Elang

Hai Bro, saat mendengar pemberitaan bahwa PT. YIMM akan mulai stop produksi supply spart part Yamaha RX-King, Elang sedikit terkejut dan bertanya "loh memang sudah 10 tahun?" Begitu cepat berlalu tak terasa sudah 10 tahun aja.

Setelah kroscek kesana kemari ternyata memang betul RX-King seri terakhir di produksi tahun 2009. RX-King yang sudah menggunakan catalyzer karena regulasi emisi euro 2 saat itu. Sangat disayangkan juga harus berhenti padahal minat konsumen saat itu masih begitu tinggi, khususnya untuk varian sebelum versi catalyzer.

Diproduksi sejak tahun 1983 RX-King cukup sukses menjadi legenda sepeda motor yang dicintai pemiliknya. Walau terkenal sebagai motor jambret pada masanya, namun tidak serta merta mengurangi wibawa sang King sebagai Raja Jalanan.

Elang pribadi termasuk yang gak kesampaian untuk memiliki motor ini, sangat disayangkan padahal sejak SMP sudah mengidamkan punya motor ini kelak. Di masa Elang kecil dulu, Elang lebih prefer RX-King ketimbang GL-Pro yang juga tergolong bengis saat itu.

Kembali ke soal spare part, Yamaha Indonesia secara resmi melalui Manager Public Relation PT. YIMM mengungkapkan "Yamaha hanya menyediakan komponen RX-King selama 10 tahun karena tentunya Yamaha pun mengikuti aturan emisi dan perkembangan zaman. Nantinya jika sudaj stop produksi onderdilnya, pengguna RX-King bisa mencari dari aftermarket atau label racing lainnya yang menyediakan onderdil RX-King", ujar Antonius.

Kembali ke soal spare part, sebelum ini di ranah media dan sosmed sempat heboh dengan berbagai harga bekas Yamaha RX-King yang dibanderol selangit. Mulai dari 50 juta hingga ada yang 100 juta dengan kondisi mendekati baru karena belum pernah terpakai. Pembeli rela beli harga setinggi langit karena spare part masih disupport pabrikan, jadi aman. Nah pertanyaannya pasca stop produksi nanti gimana kans harga second sang raja?

Mungkin setelah di stop produksi di 2019 nanti, 3 tahun setelahnya spare part ori masih tersisa namun rada-rada susah mencarinya, karena tinggal stok penghabisan di dealer-dealer dan jaringan bengkel biasa.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Elang
elang.otojurnalisme.com

Join Date : Rabu, 19/10/2016 19:57

Pojok Kolumnis


Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
Otowheel
Otowheel
SW218
Sw218

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter